Dunia teknologi smartphone terus bergerak maju dengan sangat cepat. Salah satu aspek terpenting dalam perkembangan ponsel pintar adalah chipset atau prosesor yang menjadi otak dari perangkat tersebut. Semakin canggih chipset, maka semakin tinggi pula kinerja, efisiensi daya, serta kemampuan pemrosesan yang ditawarkan.
Dalam beberapa tahun terakhir, industri semikonduktor telah memasuki era chipset dengan fabrikasi 3nm (nanometer). Teknologi ini dianggap sebagai salah satu lompatan besar setelah sebelumnya dunia mengenal fabrikasi 5nm yang digunakan pada banyak ponsel flagship. Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang apa itu chipset 3nm, sejarah perkembangannya, serta smartphone apa saja yang sudah mengadopsinya.
Apa Itu Chipset 3nm?
Chipset 3nm merujuk pada ukuran proses fabrikasi transistor yang digunakan dalam pembuatan chip. Nanometer (nm) adalah ukuran panjang yang setara dengan satu per satu miliar meter. Semakin kecil ukuran proses fabrikasi, semakin banyak transistor yang bisa dimasukkan dalam sebuah chip dengan ukuran sama.
Jika dibandingkan dengan teknologi 5nm, proses 3nm mampu menghadirkan beberapa keuntungan, antara lain:
-
Konsumsi daya lebih rendah – efisiensi energi meningkat, sehingga baterai lebih awet.
-
Performa lebih tinggi – kecepatan pemrosesan meningkat berkat jumlah transistor yang lebih banyak.
-
Ukuran chip lebih kecil – memungkinkan produsen menghadirkan desain perangkat lebih tipis tanpa mengorbankan performa.
Sejarah Perkembangan Chipset 3nm
1. Awal Mula
Sebelum masuk ke era 3nm, dunia smartphone sudah mengenal fabrikasi 7nm dan 5nm. Teknologi 5nm pertama kali dipopulerkan oleh TSMC (Taiwan Semiconductor Manufacturing Company) dan Samsung Foundry. Prosesor 5nm banyak digunakan pada chipset flagship seperti Apple A14 Bionic, Snapdragon 888, dan Exynos 2100.
Namun, persaingan di dunia semikonduktor mendorong kedua perusahaan besar tersebut untuk mengembangkan fabrikasi yang lebih kecil dan lebih efisien. Maka lahirlah teknologi 3nm.
2. Apple sebagai Pelopor
Apple menjadi perusahaan pertama yang benar-benar mengadopsi teknologi fabrikasi 3nm pada perangkat komersial. Pada tahun 2023, Apple memperkenalkan chipset A17 Pro yang diproduksi dengan proses TSMC N3 (3nm generasi pertama). Chipset ini pertama kali hadir di iPhone 15 Pro dan iPhone 15 Pro Max, menjadikannya smartphone komersial pertama di dunia dengan chipset 3nm.
3. Peran TSMC dan Samsung
TSMC adalah perusahaan yang paling maju dalam memproduksi chipset 3nm. Mereka menguasai sebagian besar pasar, termasuk Apple dan MediaTek sebagai klien besar.
Sementara itu, Samsung juga mengembangkan teknologi serupa dengan proses 3GAE (3nm Gate-All-Around Early). Teknologi ini menggunakan arsitektur transistor GAAFET (Gate-All-Around Field-Effect Transistor), yang digadang-gadang lebih efisien dibandingkan teknologi FinFET pada 5nm.
4. MediaTek dan Qualcomm
Setelah Apple, produsen chipset lain seperti MediaTek dan Qualcomm juga mengikuti tren 3nm.
-
MediaTek mengumumkan Dimensity 9300 pada akhir 2023, sebagai salah satu chipset Android pertama yang menggunakan proses 3nm TSMC.
-
Qualcomm kemudian merilis Snapdragon 8 Gen 4 pada 2024 dengan fabrikasi 3nm, menghadirkan peningkatan performa signifikan dibanding generasi sebelumnya.
Daftar HP dengan Chipset 3nm
Berikut adalah beberapa smartphone yang sudah menggunakan chipset dengan fabrikasi 3nm hingga tahun 2025:
1. Apple iPhone 15 Pro & iPhone 15 Pro Max
-
Chipset: Apple A17 Pro (3nm TSMC N3B)
-
Fitur unggulan: kemampuan gaming setara konsol, efisiensi daya lebih baik, dukungan ray tracing hardware.
-
Menjadi pelopor penggunaan chipset 3nm di dunia smartphone.
2. Apple iPhone 16 Series (2024)
-
Chipset: Apple A18 & A18 Pro
-
Diproduksi dengan proses 3nm generasi lanjutan (N3E).
-
Membawa peningkatan AI processing dan efisiensi baterai.
3. MediaTek Dimensity 9300 (2023)
-
Digunakan pada ponsel flagship Android, misalnya Vivo X100 Pro dan Oppo Find X7 Pro.
-
Menawarkan performa CPU dan GPU yang sangat tinggi, khususnya untuk gaming dan multitasking.
4. Snapdragon 8 Gen 4 (2024)
-
Chipset flagship Qualcomm dengan fabrikasi 3nm TSMC.
-
Ditenagai teknologi Oryon CPU yang dikembangkan setelah akuisisi Nuvia.
-
Digunakan pada HP flagship seperti Xiaomi 15, Samsung Galaxy S25 (beberapa varian), dan OnePlus 13.
5. Samsung Galaxy S25 Ultra (2025)
-
Samsung mulai mengadopsi proses 3nm pada seri Galaxy S25 Ultra, meskipun beberapa model masih memakai Snapdragon.
-
Versi dengan Exynos 2500 (3nm Samsung GAA) hadir untuk sebagian wilayah.
6. Huawei Kirin Generasi Baru (Rumor 2025)
-
Meski Huawei sempat terkendala sanksi, rumor menyebutkan mereka tengah mengembangkan chipset 3nm melalui SMIC untuk generasi terbaru ponsel Huawei Mate.
Tantangan Produksi Chipset 3nm
Walau terlihat menjanjikan, produksi chipset 3nm bukanlah perkara mudah. Beberapa tantangan yang dihadapi industri antara lain:
-
Biaya produksi sangat tinggi – membuat hanya perangkat flagship yang bisa menggunakannya.
-
Kompleksitas manufaktur – semakin kecil transistor, semakin sulit menjaga stabilitas dan yield produksi.
-
Keterbatasan kapasitas produksi – TSMC dan Samsung harus berinvestasi besar dalam pabrik untuk memenuhi permintaan global.
Dampak Chipset 3nm terhadap Smartphone
Penggunaan chipset 3nm membawa beberapa dampak nyata pada pengalaman pengguna smartphone:
-
Performa Gaming Setara Konsol – berkat dukungan GPU terbaru dan efisiensi daya.
-
Baterai Lebih Tahan Lama – daya yang lebih hemat memberikan screen-on time lebih panjang.
-
Kecerdasan Buatan (AI) Lebih Kuat – mendukung aplikasi generatif AI langsung di perangkat.
-
Konektivitas Lebih Stabil – dengan integrasi modem 5G dan Wi-Fi generasi baru.
Masa Depan Setelah 3nm
Industri semikonduktor tidak berhenti di 3nm. Saat ini, TSMC dan Samsung sudah mulai menyiapkan proses 2nm, yang diperkirakan akan hadir pada tahun 2026. Bahkan, roadmap jangka panjang menyebutkan rencana menuju 1.4nm.
Namun, semakin kecil ukuran transistor, semakin sulit pula tantangan teknologinya. Banyak pihak memperkirakan bahwa setelah 2nm, teknologi GAAFET dan material baru akan semakin penting untuk melanjutkan hukum Moore.
Chipset 3nm adalah tonggak penting dalam sejarah perkembangan smartphone modern. Apple menjadi pionir melalui A17 Pro, diikuti oleh MediaTek dengan Dimensity 9300 dan Qualcomm dengan Snapdragon 8 Gen 4. Teknologi ini memberikan efisiensi daya lebih baik, performa lebih tinggi, serta mendukung perkembangan kecerdasan buatan di perangkat mobile.
Meski masih terbatas pada ponsel flagship karena biaya produksi yang mahal, chipset 3nm akan menjadi standar baru dalam beberapa tahun ke depan sebelum dunia akhirnya beralih ke 2nm.
Dengan adanya inovasi ini, pengguna smartphone bisa menikmati pengalaman lebih mulus, hemat energi, dan tentunya siap menghadapi era baru kecerdasan buatan dan konektivitas masa depan.
Seorang profesional di bidang Teknologi Informasi dengan keahlian dalam pengembangan perangkat lunak, manajemen sistem, serta pemecahan masalah teknis. Memiliki pengalaman dalam bekerja dengan berbagai teknologi modern, mampu beradaptasi cepat, dan berorientasi pada hasil. Terbiasa bekerja secara kolaboratif maupun mandiri untuk memastikan solusi IT berjalan efektif dan efisien.